BAHRUN ALI MURTOPO BERBICARA LAGI

Selamat datang di dunia maya ini tempat untuk apriasi dan mengembangakan ilmu dan pengetahuaan. kami hanya orang yang tak tau apa2 tapi kami tetap semangat tuk terus belajar dan belajar menulis dan menbaca setuasi apaun menjadi impirasi kami tuk menjadi tulisan ......???

Di dunia maya ini .kami asli anak desa yang punya tegad keras tuk terus maju apapun rintangan bagiku itu hanya tantangan yang biasa.buka perlawan tapi ketertarikan tuk mengetahui

Bimbinglah kami wai para jurnalis Bloger ....

PILKADA KEBUMEN NETRALITAS GERAKAN MAHASISWA

PILKADA KEBUMEN, PMII NETRAL
Pemilihan Kepala Daerah di Kebumen semakin terlihat dekat didepan mata. Sebagai gong penentu kemajuan Kebumen adalah melalui pilkada yang akan dilaksanakan pada tanggal 11 April 2010 akan memilih bupati dan wakil bupati yang baru untuk priode 2010 – 2015 menggantikan bupati dan wakil bupati periode 2005-2010, colon bupati dan wakil sampai saat ini sudah memulai menebar pesona dengan berbagai cara dan jualan visi-misi sampai pada mencari simpati masyarakat dengan tujuan agar terplih menjadi kepala daerah.
Sikap PMII

MENATAP HARI ESOK ,KEBUMEN


JALAMN MENUJU TERANG
Kala senja telah beganti, kian waktu tampa batas ku lewati . hari-hari terasa begitu cepat dunia terasa gelap ,terang , hampa bila kita  hidup tak ber arti ,di kala sangfajar terbit kembali ,kehidupan datang lagi tampa melihat apapun hanya waktu-waktu yang terus berjalan tampa henti.

PILBUP MAHAL, JANGAN SIA-SIA KAN KEBUMEN

Pilbup mahal
       Pilkada di satu sisi memang berusaha mendeskripsikan idealitas demokrasi tapi sekaligus menjadi pertunjukan gratis dari ambisi berkuasa manusia yang ingin menang dengan cara apapun, dari tebar pesona, tebar uang hingga tebar konflik. Kota Kebumen saat ini sudah mulai sesak oleh atribut “promosi” cabup, bahkan di jalan-jalan protokol bendera parpol dan baliho sudah mulai bermunculan ibarat jamur dimusim hujan. Opini public kota beriman dipaksa mengenal sosok yang ingin menjadi orang nomor satu di Kebumen.

"Geliat Kaum Muda Islam Post Tradisionalis dalam Mengawal Transisi Demokrasi di Kebumen"

Islam Indonesia adalah corak beragama yang lain dari yang lain, ia merupakan bagian penting dari artikulasi Islam ketika bertemu dengan konteks lokalitas dan budaya yang berbeda dari tempat Islam dilahirkan. 14 abad lalu misi ke-rosulan Muhammad SAW adalah sebisa mungkin membawa Islam menjadi rohmatan lil ‘alamin. Islam didakwahkan ke seantero negeri, konsekuensinya terjadi asimilisasi dan akulturasi nilai-nilai dan budaya keislaman dengan nilai-nilai kebudayaan di luar arab. Belajar dari sejarah pengembangan Islam ala dinasti Abbasiyah dan Umayyah yang diawali dengan berdarah-darah yang syarat kepentingan politis kekuasaan maka kita dapat memahami bahwa pendekatan ekstrim dalam menyebarkan ajaran Islam pada akhirnya tidak akan membawa kemaslahatan yang kekal.demikian pula gelar perang atas nama tuhan yang terjadi di abad 11-12 yakni perang salib (crusade) membawa berjuta korban dan menyisakan kepiluan mendalam bagi rasa kemanusiaan.

ALUMNI STAINU TIDAK HARUS PNS


ALUMNI STAINU TIDAK HARUS PNS
Eko Wahyudi SPd,I
(Ketua IKA STAINU Kebumen)
                                                                               
Kami sebagai alumni STAINU Kebumen, ketika mendengar ada berita bahwa untuk tahun 2009 ini tidak ada alumni STAINU yang bisa masuk PNS baik di Depag maupun PNS. Terus timbul pertanyaan, ada apa dan ada apa,?. Apakah STAINU tidak mendidik untuk jadi PNS, apakah  sistem perekrutan berdasarkan kedekatan, atau kepintaran atau pakai jalur lain (Nepotisme, Uang dan Jaminan sawah) ada karena mahasiswanya yang pingin mendaftar PNS saja.

CATATAN AHIR TAHUN 2009 KE 2010


Denamika kehidupan di daerah kebumen selama tahun 2009 boleh di bilang cukup hangat .Berbagai persoalan terjadi sampai saat ini. belum menemukan solusinya. Tahun ini . bayaknya persoalan dari tingkat partai ,KPU, pemerintahan dan pencalonan bupati yang semakin hangat , belum bisa di selesaikan masing-masing partai  untuk pencalon yang lebih jelas . sampai pencalon hanya bisik-bisik untuk menelok dan tidak terbukaan untuk terus terbuka.partai-partai beasr yang sudah menpunya calon.hanaya  hanya isu belaka .masyrkat pun tak bisa berbuat banyak karena dengan isu-isu tersebut menjadi salah tafsir di di masyrakat kebum di ahir taun ini